Irak yang “Dingin”, Sedingin Salju di Penghujung Februari

–Ditulis oleh Istiadzah Rohyati–

Halo, mamasejagat! Makasih udah diijinin ikutan nimbrung di mari. Seneng deh bisa sharing tentang tempat tinggal saya yang baru ini. Kenalan dulu yuk, ah. Saya biasa dipanggil “Isti”, ibu rumahtangga dengan 2 anak batita. Anak pertama laki-laki, I’am, bulan depan genap 3 tahun. Anak kedua perempuan, Shakira, hari ini genap 1 tahun 7 bulan. Dan saya di tempat baru ini ikut suami yang kebetulan maisyah (pekerjaan)nya di sini, Sulaymaniyah, Kurdistan, bagian utara negara Irak.

Serem bener ya kayaknya denger “Irak”. Secara kalo di tivi-tivi beritanya pasti rusuh, ada bom, ada penembakan warga sipil, dll. Emang serem, saya aja ga berani. Waktu tau suami saya mau bekerja di sini, saya udah ngeri duluan. Kenapa ke luar negerinya harus ke Irak? Kan masih ad Australia, atau Malaysia yang deket, atau kalo mau di Timur Tengah ya di Saudi kek, lebih aman kayaknya *kayaknya*. Tapi suami saya nenangin, di tempat barunya nanti katanya sih aman, ga seserem yang dibayangin, dan jauh dari wilayah konflik. Yah, okelah kalo begitu.

Ini peta Irak ya, saya di Sulaymaniyah, dan wilayah konflik itu di Baghdad, jauh kan?

Sekitar 6-7 bulan yang lalu, 20-an Februari, saya dan anak-anak pertama kali menginjakkan kaki di tanah Suly (sebutan Sualymaniyah). Pada waktu itu hawanya masih dingin, memang (masih) musim dingin. Nah ini nih yang bikin saya (sedikit) norak, katanya di sini ada 4 musim; winter, spring, summer, autumn. Waaah udah kebayang aja salju dimana-mana, ya. Asli loh, saya baru hafal nama keempat musim secara berurutan beserta artinya karena tinggal di sini, hehehe. Tadinya saya cuma tau summer aja, itu juga ga ngerti adanya di bulan-bulan apa aja.

Beberapa minggu tinggal di Suly, saya baru bisa merasakan datangnya hujan salju. Benar-benar hujan layaknya hujan air, tapi yang turun itu salju! Dan salju yang jatuh di tanah tebaaal sekali, kayak di film “Home Alone” yang biasa saya tonton.

Ini suami saya yang moto dari balkon kamar, begitu mlihat salju tebal sekali. Seketika itu juga saya minta ijin sama suami untuk hujan-hujanan di luar bersama anak-anak. Tapi tidak lama, karena memang hujan, takut anak-anak sakit. Jadilah kami cuma foto-foto di depan apartemen aja.

Hujan sudah reda ketika malam, saya mengajak suami dan anak-anak keluar lagi untuk bermain-main dengan salju, sekalian mampir ke minimarket, tapi tetep tujuan utamanya sih mau main salju, hihihi. Biarin aja norak, banyak kok orang-orang yang foto-foto. Kebeluan apartemen kami dekat dengan gunung, jadi hawa lebih dingin dan salju lebih tebal. Ga heran banyak orang-orang datang ke kawasan apartemen kami hanya sekadar berfoto-foto.

Untungnya I’am udah bisa diajak main, kami lempar-lemparan bola salju selama perjalanan pulang dari minimarket. Seruuuu! Selama ini hanya bisa lihat di film-film aja pada lempar-lemparan salju, dan ternyata memang menyenangkan! :D

Semoga postingan saya ini mengubah paradigma kita akan negara perang yang menyeramkan. Memang masih ada pengamanan, tapi hanya di titik-titik krusial saja seperti halnya gedung Istana kita pastinya dijaga ketat, kan? Jangan takut ke sini, kalau suaminya bekerja di Suly ya pastinya, hehe. Orang-orang di sini ramah-ramah, selalu berusaha mengajak berbincang-bincang padahal tidak bisa berbahasa Inggris dan saya tidak bisa berbahasa Kurdi ataupun Arab.

Jika bepergian saya tidak merasa was-was, tidak seperti di Jakarta yang setiap kali keluar rumah harus selalu berhati-hati membawa tas. Di sini tidak ada perang, tidak ada macet, tidak ada perampok, tidak ada penjambret, tidak ada maling, dan yang pasti tidak ada mal-mal bergengsi juga, hahaha *kasian ya saya*. Next time ya saya cerita tentang kulinernya. Happy weekend, everyone :)

U can visit my blog at http://tulisansiisti.blogspot.com/ and my account http://www.facebook.com/istiadzahrohyati.zakaria

About these ads

5 thoughts on “Irak yang “Dingin”, Sedingin Salju di Penghujung Februari

  1. ternyata irak bagian utara bersalju ya,, baru tau 8) hehehe
    seneng baca2 postingan di mama sejagat,seru2 semua!!
    keep posting ya emak2 sejagat ^^

Silahkan berkomentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s