Klakson, please….

Ditulis oleh : Relda Verma


Jika anda bisa mengemudi di India itu maka bisa dipastikan anda bisa mengemudi dimana saja, tetapi belum tentu sebaliknya😉. Mengapa?

Salah seorang teman saya berasal dari Inggris yang bekerja selama 2 tahun disini menceritakan pengalaman mengemudinya pertama kali di India. Menurutnya “it’s horrible”, sungguh menakutkan. Karena para pengemudi disini tidak segan-segan membunyikan klakson dimana saja dan masih banyak pengemudi yang tidak mengindahkan tanda lalu lintas, akhirnya hanya dengan sekali mengemudi saja dia langsung menyerah dan besoknya langsung merekrut sopir.

Bagaimana tidak, klakson digunakan tidak pada tempatnya! Pengemudi disini sangat senang membunyikan klakson bahkan kita bisa melihat dibelakang kendaraan dituliskan “Please Horn”. Di negara kita jika hal seperti ini terjadi tentu para pengemudi yang lain akan mencak-mencak tetapi disini tidak seperti itu. Jika salah seorang membunyikan klakson yang lain malah merasa terundang untuk ikut2 an bermain klakson😦.

Lebih parah lagi banyak kita temui kendaraan yang sengaja melepas kaca spion di kendaraannya. Jika ingin berbelok? Pengemudinya lebih senang melambaikan tangan daripada menggunakan lampu sen. Tetapi tentu saja tidak semua mobil demikian, mobil-mobil mewah lebih berperilaku positif dalam mengemudi. Hanya saja presentase mobil yang tidak mewah lebih besar daripada mobil mewah. Jadi bisa dibayangkan bagaimana suasana trafficnya yang semrawut dan hiruk pikuk.

 

 

Hal ini mungkin disebabkan kurangnya pengetahuan cara berlalu lintas yang baik disaat belajar mengemudi sebelum mendapatkan Surat Izin Mengemud. Seperti apa yang saya lihat, para pengemudi hanya diajarkan untuk cukup tau menyetir saja tidak seperti di negara lain. Di kota-kota kecil pun tidak jarang kita bisa melihat kendaraan roda dua memuat 4 orang bahkan lebih. Tentu saja ini sangat membahayakan keselamatan siapa pun yang berada di jalanan. Maka tidak jarang kita melihat mobil-mobil tergores dan kecelakaan lalu lintas pun sangat banyak terjadi.

 

 

Bagi orang asing yang datang ke India lebih baik mempercayakan kepada sopir India karena mungkin mereka sudah terlatih dan berpengalaman dengan ketertiban dan kepatuhan dalam berlalu lintas di negaranya masing-masing.

Tetapi menurut teman orang Indonesia disini lebih baik daripada Jakarta karena Jakarta sekarang macetnya luar biasa. Salut lho teman-teman orang Indonesia disini sangat berani mengemudi, ternyata kita mentalnya kuat juga ya tidak seperti teman2 dari negara lain :D….

3 thoughts on “Klakson, please….

  1. Hehehe…di Indonesia, sudah macet, nyaris semua pengemudi suka mengklakson..makin macet, klakson bersahutan…walau teteup macet….
    Yang nggak kuat bisa kena sakit jantung lho…atau tekanan darah tinggi

  2. Terima kasih Ibu sudah mampir ke blog kami…:)Saya barusan juga baca2 blog Ibu, senengnya bisa dapat ilmu yg banyak dari Ibu. Btw disini orang asing pada komplain soal klakson dan cara berlalu lintas eh orang India nya bilang lebih parah lagi Indonesia katanya jarak 75meter bisa 2 jam baru nyampe🙂 wah jadi malu saya Bu hehehe…

  3. nyetir di india, sama indonesia itu mirip. Kenapa?, karena budaya nyetirnya sama, klakson atau apa aja sama motor ada, becak ada, gerobak ada, bajaj ada. Klakson juga di indo banyak

Silahkan berkomentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s