Wisata Gurun Pasir ke Padang Badr

Kontributor : Jihan Davincka

Akhirnyaaaa… mejeng di Padang Pasir! Hehehehe, kurang afdol mantengin Saudi sekian lama kalo gak berfoto ngerasain yang namanya Padang Pasir.

Diawali dengan garingnya suasana Idul Fitri di Saudi *hiks*, suami mendadak dapet libur di saat weekend (loh? weekend harusnya mang libur toh? iyeeee, biasanya kalo hari raya gini suami malah standby even kalo weekend).

Jadilah kita liburan dadakan ke kota Yanbu. Kota Yanbu yang gak kalah kerennya akan dibahas di postingan lain😉.

Ternyataaaa… jarak si Padang Pasir yang emang jadi target gw sejak beberapa waktu lalu (gara-gara penasaran karena mupeng liat foto-foto temen gw yang lucu-lucu😛 ini merupakan salah satu tempat bersejarah penting, lho)  letaknya deket banget dari kota Yanbu. Hanya sekitar 90 an kilo.

Untuk ukuran Saudi yang punya infrastruktur jalan yang mulussss dan anti macet, hanya ditempuh kurang dari sejam saja ^_^.

Nama tempatnya adalah Padang Badr, tentu saja letaknya di Kota Badr. Kota ini salah satu tempat penting dalam sejarah Islam. Disini tempat berlangsungnya Perang Badar, perang pertama yang dialami Nabi Muhammad dan para pengikutnya sejak mereka hijrah ke kota Madinah.

Intinya pasukan kaum muslimin memenangkan peperangan ini biarpun jumlah pasukannya jauh lebih sedikit dari pasukan musuh🙂. Tapi ada juga sahabat yang mati syahid dalam peperangan ini. Sayang kemaren kita gag sempat ke makam para syuhada ini. Lebih detil tentang Perang Badar, cek aja di link nya yah😀.

Kota Badr emang didominasi sama gurun pasir yang bentuknya berbukit-bukit. Kita menepi di gurun yang pasirnya halussssss banget. Aduuuhhh, pemandangannya luar biasa, super takjub lah gue.

Abil sendiri langsung heboh pas udah naik ke bukitnya. Padahal di mobil ngamuk-ngamuk mau ke pantai. Anak kecil yang labil hehehehe…

Btw, panas gak tuh? Hmmm… kita sih nyampe di padangnya sekitar jam 10 pagi dimana suhu gw perkirakan sekitar 35 – 37 dercel. Tapiiii, tempatnya cukup berangin dan udara di Saudi ini kan relatif kering, ya. Gak lembab kayak di Indonesia. Jadi udara kering gak bikin kita keringetan😛, gak kerasa gerah, deh🙂. Nyaman lah pokoknya. Narda aja anteng pas gw gendong di sesi pemotretan di acara piknik kali ini.

Sebenernya pengen banget naik ampe ke puncaknya, gak terlalu tinggi soalnya. Tapiiiii… karena pasirnya super duper lembut gitu, makin ke atas, kaki kita makin tenggelam.

Dan gw dasar penakut yaaaa… heboh sendiri gitu : “Waaahhh, nanti kita kesedot, nanti kita kesedot!” hahahahahaha. Gw inget lumpur isap gitu lohhh, kan ngeri kalo kita beneran tenggelam ditelan padang pasir …. Pemikiran yang bodoh!

Oiya, kalo bawa bayi emang jangan kesini pas sore-sore karena anginnya jauh lebih sangar kalo di sore hari. Kalo pagi-pagi lebih sepoi-sepoi. Debu plus pasir itu loh booo kalo anginnya gede. Dan jadilah kemaren kita berfoto ria di tengah-tengah padang pasir yang eksotis *maeninBuluMata*.

Liburan kali ini puas banget lah. Ke gurun seneng, ke pantai juga dapet. Berarti masih ngutang review postingan ke Pantai Yanbu neh😉.

Sementara ini, gw mau bergerilya dulu ngetok-ngetokin pintu para kontributor lain yang masih hibernasi di belahan dunia yang lain hahahaha…. Satu foto lagi, nih, sebagai penutup😀.

ini merupakan salah satu tempat bersejarah penting, lho

7 thoughts on “Wisata Gurun Pasir ke Padang Badr

  1. Pingback: Yanbu, Kota Pantai yang Masih Perawan « Far away from homeland…Indomie's still d best!

  2. Mbak Jihan, assalamualaikum.
    Salam kenal. Saya Dian dari Jawa Timur.

    Saya sedang menyusun buku untuk anak2, semacam buku daydreaming untuk anak2, juga untuk para mualaf seperti saya, ke Holyland.

    Saya membutuhkan beberapa foto untuk mendukung buku saya ini. Termasuk tempat-tempat indah yang bisa dikunjungi.
    Bolehkah saya mengambil foto Padang Badr ini untuk buku saya? Tentu, akan saya cantumkan di buku bahwa foto ini berasal dari Mbak Jihan dan menyebut alamat blognya.

    Terima kasih banyak ya Mbak atas bantuannya, Allah membalas segala kebaikan Mbak.

    Salam,
    Dian

    • Oh kalau foto Padang Badar ini silakan🙂. Ini foto pribadi, kok, bukan foto orang lain🙂. Sukses untuk bukunya ya, Mbak ^_^

      • Makasiiih banget ya Mbak. Allah yang membalas kebaikan Mbak. Semoga bukunya bermanfaat bagi kami semua.

Silahkan berkomentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s