Terpikat Lukisan di Plafon Banqueting House

Ditulis oleh : Rizka Maydita

Saya sebenarnya bukanlah orang yang menyukai lukisan. Tapi Saya yakin, sebagian besar orang yang memiliki kesempatan untuk melihat lukisan di negara-negara Eropa, pasti langsung jatuh hati dengan karya seni satu ini.

Seperti lukisan plafon yang ada di aula utama Banqueting House di London. Lukisan di kanvas ini berusia sekitar 400 tahun, tapi masih terawat dengan baik dan gambarnya masih terlihat dengan jelas.

Dibuat oleh Sir Peter Paul Rubens, terdapat sembilan lukisan yang dipasang di langit-langit Banqueting House pada tahun 1636. Ada dua lukisan berukuran 9×6 meter serta dua lainnya yang berukuran 12×3 meter.

Awalnya, Raja Charles I meminta Rubens untuk membuat lukisan di plafon guna memperingati pemerintahan Raja James I yang juga ayah dari Charles I. Di lukisan yang terdapat tepat diatas singgasana raja yang berwarna merah itu terlihat Raja James I sedang dikelilingi dua makhluk bersayap yang turun dari langit untuk memasang mahkota di kepala James I.

Sementara lukisan berbentuk oval di sebelah kirinya menggambarkan pemerintahan James I yang berhasil mengekang persilisihan, serta kemenangan atas ketamakan yang ada di lukisan oval sebelah kanan.

Selain kisah Raja James I, lukisan di plafon Banqueting House juga menggambarkan persatuan kerajaan Inggris dan Skotlandia di tahun 1604. Tepatnya pada lukisan yang berada tepat diatas pintu masuk menuju ke aula utama atau tempat jamuan di Banqueting House.

Di lukisan itu, James I terlihat memerintahkan putra mahkotanya, Charles I untuk meneruskan mahkota dan menjadi Raja Inggris dan Skotlandia. Di sudut kiri bawah lukisan itu, ada gambar perang yang dikalahkan oleh obor perdamaian. Sementara dua lukisan oval di samping kiri dan kanan menggambarkan kemenangan kebajikan atas keburukan.

Lukisan terbesar dan yang berada di tengah menggambarkan pengangkatan status James I setara dengan dewa. Disini digambarkan Raja James I diangkat tinggi-tinggi diatas kekaisaran dunia. Lukisan ini kabarnya dibuat untuk merayakan status monarki absolut dan kepercayaan James I bahwa para raja bukan hanya Letnan Tuhan di bumi, tapi juga oleh Tuhan sendiri mereka disebut sebagai dewa.

Kesemua lukisan kanvas di langit-langit ini terbingkai cantik dengan warna keemasan, sehingga menambah kesan mewah dan berkelas, tapi juga anggun dan cantik. Menikmati karya seni di plafon ini benar-benar membuat Saya terpikat dan ingin tahu lebih banyak tentang lukisan, terutama yang berasal dari jaman keemasan pelukis dunia di abad pertengahan.

Tempat Jamuan Kerajaan

Banqueting House sendiri adalah satu-satunya bagian dari Istana Whitehall yang masih berdiri. Dibangun pada tahun 1622, tempat ini selamat dari musibah kebakaran yang meluluhlantakkkan Istana Whitehall di tahun 1698, serta sasaran bom saat perang dunia.

Dulunya, Banqueting House adalah tempat untuk menyambut tamu-tamu kerajaan. Disinilah mereka dijamu serta disuguhi tontonan seperti pertunjukan teater, musik dan tari, lengkap dengan penerangan yang masih berupa obor dan lilin.

Tempat ini juga merupakan bangunan bergaya Renaisans ala Italia pertama di Inggris, dengan jendela-jendela berukuran besar serta tiang-tiang kolom yang menjulang tinggi. Di abad ke-16, bangunan-bangunan di Inggris umumnya terbuat dari kayu. Hal ini membuat Banqueting House menjadi pelopor perubahan gaya arsitektur Inggris di abad pertengahan.

Ada satu ruang bawah tanah di Banqueting House yang dulunya digunakan oleh Raja James I untuk melarikan diri dari hiruk pikuk kehidupan istana. Disana adalah tempat favorit sang raja untuk menikmati segelas anggur dari gudang tempat penyimpanan anggur miliknya. Tempat itu kini banyak dihiasi lampu seperti lilin, agar pengunjung bisa ikut membayangkan kehidupan di abad pertengahan yang hanya bersumberkan obor serta lilin sebagai alat penerangan.

Sayangnya koleksi anggur milik raja sudah tidak kelihatan bekasnya di ruangan ini. Jadi pengunjung tidak dapat bersantai sambil menikmati segelas anggur, layaknya seorang raja.

Kalau ingin menuju ke Banqueting House yang terletak di pusat kota London sangatlah mudah. Dari stasiun kereta bawah tanah atau underground Westminster, pengunjung tinggal berjalan kaki sekitar lima menit. Atau bisa juga dari stasiun kereta dan underground Charing Cross yang diteruskan dengan berjalan kaki sekitar 10 menit.

Tiket masuk ke Banqueting House sekitar 70 ribu untuk dewasa dan gratis untuk anak-anak di bawah 16 tahun. Tempat ini juga bisa disewa untuk acara-acara jamuan, resepsi pernikahan, dan sebagainya. Tertarik?.

6 thoughts on “Terpikat Lukisan di Plafon Banqueting House

  1. Tulisan2mu membuat saya jadi pengen mengunjungi Inggris. Sayang, waktu itu kami tak punya cukup waktu untuk mampir ke Inggris. Mudah2an next time. Thanks for sharing ya mbak. Siapa tau kita bisa ketemu di London🙂

  2. Sama, aku juga jadi pengen banget ke London …aku sampe suka cerita ama temanku disini kebetulan mereka dari London, dari baca2 tulisannya Rizka juga jadi ada bahan buat ngobrol ..:)

    • Udah, nanti pada ke London gih, kita nginep rame-rame di rumahnya Rizka hahahahahahaha…. Relda yang masak yeeee, jadi modal tiket doang nih😛

Silahkan berkomentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s