Chapter 6 : Groceries Time!!

Ditulis oleh : Rere Octrezano

Saatnya membedah cerita soal perdapuran di Doha. Memang ngga ada yang mudah hidup di negeri orang itu. Seenggaknya itulah yang gw rasain dari awal gw di Doha sampai ketika gw mulai kesulitan untuk cari-cari bumbu ato kebutuhan dapur yang biasanya gw pake di Indonesia. Karena kebiasaan di tanah air kalo cari apa-apa berdasarkan merek. Nah, jadi kelimpungan sendiri deh disini. Contoh minyak goreng, biasa pake Filma di Indonesia. Cari disini kan ngga ada.

Jadi mulailah gw harus pilih-pilih yang sesuai dari awal dan penyesuaian lagi dari A- Z ..  Tapi masih ada untungnya niy (dasar orang Indonesia pasti ada aja deh untung slalu dibawa-bawa hehehe). Untungnya disini ada carefour!!! (Itulah isi hati gw saat itu), secara yah gw ngebayangin awalnya kan Qatar itu masih gurun-gurun arab gimanaaa gitu deh…

So masalah awal soal : blanja dimana?? sudah teratasi berkat carefour..(jiahh )… Setelah beberapa bulan gw bergaul disini banyak banget temen-temen doha yang rekomendasiin tempat blanja selain carefour. Contohnya disini ada juga supermarket  asia yang cukup lengkap dan familiar dengan kebutuhan dapur asia. Namanya Family Food Centre (FFC) dan supermarket Food Palace, untuk harga pun disini lebih murah ketimbang di carefour. Tapi kalo gw sendiri lbh sering belanjanya di FFC karena tempatnya lebih besar dan lebih lengkap daripada Food Palace. Kebetulan pula superviser FFC orang indonesia juga lho namanya Pak EKo, jadi kalu cari apa-apa mudah kita tinggal colek beliau😀.

Oh iya disini juga ada supermarket indonesia lho namanya Qatindo dan Toko Jakarta (ga sempet photo). Di toko ini kita bisa nemuin semuaaaa yang kita butuhin sama persis seperti di Indonesia. Dari mulai minyak telon, susu hamil dan menyusui prenagen, teri, tahu, tempe, royco, blue band, teh kotak, sosro dll. Wah, pokoknya lengkap.

Nah ada lagi ni supermarket favorit gw, namanya MegaMart (The Centre). Supermarket ini menyediakan bahan-bahan impor yang kualitasnya lebih bagus dibanding supermarket lain tapi lebih mahal tentunya. Jadi biasanya gw belanja disini hanya untuk yang tertentu saja, misalnya daging salmon, bahan-bahan untuk membuat sushi roll, atau sayuran impor yang tidak ada di supermarket lain, seperti daun kemangi. Nah, itu gw belum nemu di tempat lain, disini gw sempet beli dan bagus-bagus banget.

Oh iya temen-temen gw disini juga sering ke pasar basah tradisional disini namanya Fish market. Kalau gw siy jujur belum pernah kesana karena tempatnya lumayan jauh dan kalau belanja disana harus jumlah banyak. Jadi kalu kita beli jeruk ya harus sepeti beli sayuran kiloan dll.

Disini juga syurganya tempat ikan lho.. Eits, tunggu dulu walaupun pasar basah tradisional tapi kondisi pasarnya bersihh bangett , dan yang terpenting katanya harga disini relatif murah apalagi buat yang usaha catering pasti mereka lebih memilih belanja disini.

Berhubung gw belom pernah kesana jadi ini photonya gw minta sama temen yang sempet motion..

Intinya buat temen-temen yang mungkin ada rencana pindah ke Doha jangan khawatir lagi soal perdapuran. Sekarang hampir semua bahan-bahan yang ada di Indonesia bisa dihadirkan ke Doha hehehehe…

Baiklah sekian laporan dari Doha di edisi ke-6 kali ini😛.

Silahkan berkomentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s